Jus Wortel vs Matcha Latte
Jus Wortel lebih ringan 90 kkal, sekitar 45 persen, setara 21 menit jalan cepat.
Kalau yang kamu cari cuma kalori paling rendah, Jus Wortel menang dengan selisih 90 kkal. Tapi kalori bukan satu-satunya yang menentukan: Matcha Latte memberi 2.5 gram protein tiap 100 kkal, lebih tinggi dari Jus Wortel yang 1.8 gram, dan protein itu yang bikin kenyangnya awet.
Perbandingan gizi lengkap
| Jus Wortel | Matcha Latte | |
|---|---|---|
| Kalori | 110 kkal | 200 kkal |
| Porsi | 1 gelas 250 ml (250 g) | 1 gelas (250 g) |
| Protein | 2 g | 5 g |
| Karbohidrat | 25 g | 28 g |
| Lemak | 0 g | 8 g |
| Serat | 2 g | 1 g |
| Gula | 20 g | 24 g |
| Natrium | 70 mg | 80 mg |
| Setara jalan cepat | 26 menit | 47 menit |
| Protein per 100 kkal | 1.8 g | 2.5 g |
Angka estimasi untuk porsi umum warung, dari TKPI dan USDA. Resep dan porsi asli bisa berbeda.
Pilih yang mana?
Lagi defisit kalori: Jus Wortel, selisih 90 kkal itu nyata kalau dilakukan tiap hari.
Butuh protein: Matcha Latte.
Sedang jaga tekanan darah: Jus Wortel, natriumnya lebih rendah.
Jus Wortel: Beta-karotennya tinggi, dan penyerapannya lebih baik kalau diminum bersama makanan berlemak.
Matcha Latte: Matcha murni plus susu tanpa sirup = minuman fokus yang benar-benar sehat.
Berapa kalori yang kamu butuh sehari?
Selisih 90 kkal baru berarti kalau kamu tahu targetmu. Hitung kebutuhan kalori harianmu dari berat, tinggi, dan aktivitas. Gratis, nggak perlu akun.