Jus Wortel vs Susu Full Cream
Jus Wortel lebih ringan 40 kkal, sekitar 27 persen, setara 9 menit jalan cepat.
Kalau yang kamu cari cuma kalori paling rendah, Jus Wortel menang dengan selisih 40 kkal. Tapi kalori bukan satu-satunya yang menentukan: Susu Full Cream memberi 5.3 gram protein tiap 100 kkal, lebih tinggi dari Jus Wortel yang 1.8 gram, dan protein itu yang bikin kenyangnya awet.
Perbandingan gizi lengkap
| Jus Wortel | Susu Full Cream | |
|---|---|---|
| Kalori | 110 kkal | 150 kkal |
| Porsi | 1 gelas 250 ml (250 g) | 1 gelas (250 g) |
| Protein | 2 g | 8 g |
| Karbohidrat | 25 g | 12 g |
| Lemak | 0 g | 8 g |
| Serat | 2 g | 0 g |
| Gula | 20 g | 12 g |
| Natrium | 70 mg | 100 mg |
| Setara jalan cepat | 26 menit | 35 menit |
| Protein per 100 kkal | 1.8 g | 5.3 g |
Angka estimasi untuk porsi umum warung, dari TKPI dan USDA. Resep dan porsi asli bisa berbeda.
Pilih yang mana?
Lagi defisit kalori: Jus Wortel, selisih 40 kkal itu nyata kalau dilakukan tiap hari.
Butuh protein: Susu Full Cream.
Sedang jaga tekanan darah: Jus Wortel, natriumnya lebih rendah.
Jus Wortel: Beta-karotennya tinggi, dan penyerapannya lebih baik kalau diminum bersama makanan berlemak.
Susu Full Cream: Kalau kalori jadi perhatian, versi low-fat memberi kalsium sama dengan lemak separuhnya.
Berapa kalori yang kamu butuh sehari?
Selisih 40 kkal baru berarti kalau kamu tahu targetmu. Hitung kebutuhan kalori harianmu dari berat, tinggi, dan aktivitas. Gratis, nggak perlu akun.