Matcha Latte vs Wedang Jahe
Wedang Jahe lebih ringan 120 kkal, sekitar 60 persen, setara 28 menit jalan cepat.
Kalau yang kamu cari cuma kalori paling rendah, Wedang Jahe menang dengan selisih 120 kkal. Tapi kalori bukan satu-satunya yang menentukan: Matcha Latte memberi 2.5 gram protein tiap 100 kkal, lebih tinggi dari Wedang Jahe yang 0 gram, dan protein itu yang bikin kenyangnya awet.
Perbandingan gizi lengkap
| Matcha Latte | Wedang Jahe | |
|---|---|---|
| Kalori | 200 kkal | 80 kkal |
| Porsi | 1 gelas (250 g) | 1 gelas 200 ml (200 g) |
| Protein | 5 g | 0 g |
| Karbohidrat | 28 g | 20 g |
| Lemak | 8 g | 0 g |
| Serat | 1 g | 0 g |
| Gula | 24 g | 18 g |
| Natrium | 80 mg | 15 mg |
| Setara jalan cepat | 47 menit | 19 menit |
| Protein per 100 kkal | 2.5 g | 0 g |
Angka estimasi untuk porsi umum warung, dari TKPI dan USDA. Resep dan porsi asli bisa berbeda.
Pilih yang mana?
Lagi defisit kalori: Wedang Jahe, selisih 120 kkal itu nyata kalau dilakukan tiap hari.
Butuh protein: Matcha Latte.
Sedang jaga tekanan darah: Wedang Jahe, natriumnya lebih rendah.
Matcha Latte: Matcha murni plus susu tanpa sirup = minuman fokus yang benar-benar sehat.
Wedang Jahe: Hangat dan menenangkan. Tanpa gula, kalorinya hampir nol dan manfaat jahenya tetap.
Berapa kalori yang kamu butuh sehari?
Selisih 120 kkal baru berarti kalau kamu tahu targetmu. Hitung kebutuhan kalori harianmu dari berat, tinggi, dan aktivitas. Gratis, nggak perlu akun.