Perkedel Kentang vs Teri Kacang
Perkedel Kentang lebih ringan 120 kkal, sekitar 57 persen, setara 28 menit jalan cepat.
Kalau yang kamu cari cuma kalori paling rendah, Perkedel Kentang menang dengan selisih 120 kkal. Tapi kalori bukan satu-satunya yang menentukan: Teri Kacang memberi 6.7 gram protein tiap 100 kkal, lebih tinggi dari Perkedel Kentang yang 2.2 gram, dan protein itu yang bikin kenyangnya awet. Perlu dicatat juga, Teri Kacang natriumnya lebih tinggi sekitar 750 mg.
Perbandingan gizi lengkap
| Perkedel Kentang | Teri Kacang | |
|---|---|---|
| Kalori | 90 kkal | 210 kkal |
| Porsi | 1 buah (50 g) | 1 porsi kecil (50 g) |
| Protein | 2 g | 14 g |
| Karbohidrat | 10 g | 12 g |
| Lemak | 5 g | 12 g |
| Serat | 1 g | 2 g |
| Gula | 0 g | 4 g |
| Natrium | 150 mg | 900 mg |
| Setara jalan cepat | 21 menit | 49 menit |
| Protein per 100 kkal | 2.2 g | 6.7 g |
Angka estimasi untuk porsi umum warung, dari TKPI dan USDA. Resep dan porsi asli bisa berbeda.
Pilih yang mana?
Lagi defisit kalori: Perkedel Kentang, selisih 120 kkal itu nyata kalau dilakukan tiap hari.
Butuh protein: Teri Kacang.
Sedang jaga tekanan darah: Perkedel Kentang, natriumnya lebih rendah.
Perkedel Kentang: Sering dianggap 'sayur' padahal ini karbo goreng, hitung sebagai tambahan nasi, bukan lauk.
Teri Kacang: Kalsiumnya tinggi karena terinya dimakan utuh dengan tulangnya, tapi porsinya gampang kebablasan.
Berapa kalori yang kamu butuh sehari?
Selisih 120 kkal baru berarti kalau kamu tahu targetmu. Hitung kebutuhan kalori harianmu dari berat, tinggi, dan aktivitas. Gratis, nggak perlu akun.